Waspadai Nyeri Dada Akibat Gangguan Pada Jantung

 

Waspadai Nyeri Dada Akibat Gangguan Pada Jantung

Waspadai Nyeri Dada Akibat Gangguan Pada Jantung,- Nyeri dada merupakan salah satu keluhan yang paling banyak ditemukan. Sebahagian besar penderita merasa ketakutan bila nyeri dada tersebut disebabkan oleh penyakit jantung ataupun penyakit paru yang serius. Diagnosa yang tepat sangat tergantung dari pemeriksaan fisik yang cermat, pemeriksaan khusus lainnya serta anamnesa dari sifat nyeri dada mengenai lokasi, penyebaran, lama nyeri serta faktor pencetus yang dapat menimbulkan nyeri dada.


Gangguan pada jantung seperti Angina dan serangan jantung merupakan salah satu dari sekian banyak penyebab yang dapat membuat Nyeri dada. Angina terjadi karena adanya penyempitan arteri yang menyuplai darah ke otot jantung sehingga aliran darah ke jantung menjadi terbatas. Jantung tidak mendapatkan oksigen yang cukup dan akhirnya menyebabkan dada terasa nyeri.

Jika nyeri dada timbul saat melakukan kegiatan fisik dan rasa nyeri tersebut segera hilang usai beristirahat, maka kemungkinan besar adalah angina. Tapi jika rasa nyeri bertahan lebih dari 20 menit, Anda mungkin terkena serangan jantung. Serangan jantung akan membuat dada Anda terasa seperti diremas atau ditekan oleh benda berat.

Perbedaan utama antara angina dan serangan jantung, di antaranya adalah :
  1. Nyeri dada akibat angina biasanya diakibatkan oleh kegiatan fisik, relatif ringan, berlangsung kurang dari 20 menit dan reda setelah mengonsumsi obat untuk angina.
  2. Rasa tidak nyaman akibat serangan jantung akan tetap berlanjut walau pengobatan angina dengan alat semprot nitrogliserin telah dilakukan. Rasa nyeri akibat serangan jantung bisa muncul saat tidur atau istirahat, tanpa perlu dipicu oleh aktivitas berat. Nyeri dada juga bisa disertai oleh berkeringat, rasa mual, dan rasa sakit yang menyebar ke lengan kiri atau rahang.
Beberapa gejala yang bisa menandakan serangan jantung atau masalah jantung lainnya adalah sebagai berikut :
  1. Dada terasa nyeri saat melakukan kegiatan fisik dan reda dengan beristirahat.
  2. Dada terasa tertekan atau sangat sakit.
  3. Rasa sakit yang menyebar ke lengan, terutama lengan sebelah kiri.
  4. Sulit bernapas.
  5. Mual.
  6. Muntah.
  7. Rasa nyeri berlangsung lama.
  8. Pusing atau merasa lemas.
  9. Keringat dingin.
Perlu diingat bahwa ada sebagian penderita penyakit jantung yang tidak mengalami rasa sakit yang parah dan hanya mengalami sedikit ketidaknyamanan pada dada. Oleh karena itu, harap waspada bagi mereka yang menderita obesitas, hipertensi atau tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes atau merokok. Jika Anda memiliki satu atau lebih dari faktor-faktor risiko ini dan merasa tidak nyaman pada dada, sebaiknya periksakan ke dokter untuk memastikan ini bukan serangan jantung.

Perikarditis juga bisa menyebabkan nyeri dada. Perikarditis adalah peradangan pada kantong yang mengelilingi jantung. Rasa nyeri atau sakit akan bertambah parah saat berbaring atau menarik napas.

referensi : http://www.alodokter.com/nyeri-dada

Jangan pernah anda sekali kali meremehkan sakit dada yang Anda rasakan. Segera kunjungi dokter atau ahli medis untuk minta pertolongan untuk mengenali gejala yang Anda rasakan agar memperoleh pertolongan yang sesuai.

Penanganan yang cepat dan tepat serta pencegahan sejak dini akan sangat membantu untuk keberhasilan pengobatan dan pencegahan terhadap penyebab timbulnya sakit dada yang sedang anda rasakan.

Mudah mudahan saja informasi seputar Waspadai Nyeri Dada Akibat Gangguan Pada Jantung yang telah saya sampaikan ini dapat membantu anda, sehingga anda dapat segera mengatasi rasa nyeri di dada yang sedang anda rasakan dengan cepat dan tepat. ( Baca Juga : Cara Mengatasi Rasa Nyeri Di Dada Sebelah Kiri )

Waspadai Nyeri Dada Akibat Gangguan Pada Jantung

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "Waspadai Nyeri Dada Akibat Gangguan Pada Jantung"

Post a Comment